Dari Sumatera ke Magetan: Mahasiswa Tata Rias UNESA 5 Raup Omzet Puluhan Juta dari Usaha Nail Art
Semangat berwirausaha terus ditunjukkan oleh mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Tata Rias Kampus UNESA 5. Salah satunya datang dari Natasya Irma Suryani, mahasiswa yang berhasil mengembangkan usaha jasa nail art hingga mampu menghasilkan omzet sekitar Rp10 juta per bulan. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya berkembang di bidang akademik, tetapi juga mampu membangun usaha secara mandiri sejak masih berkuliah.
Natasya yang berasal dari Pulau Sumatera memilih melanjutkan pendidikan di Program Studi Pendidikan Tata Rias Kampus UNESA 5 karena ketertarikannya pada dunia kecantikan, khususnya pada bidang nail art. Ketertarikan tersebut kemudian ia kembangkan menjadi sebuah usaha yang kini semakin dikenal oleh pelanggan di sekitarnya.
Menariknya, Natasya memanfaatkan kamar kosnya sebagai tempat memberikan layanan kepada para klien. Dengan memaksimalkan ruang yang ada, ia mampu menciptakan tempat pelayanan yang nyaman bagi pelanggan yang ingin melakukan perawatan kuku. Langkah ini menunjukkan kreativitas dan keberanian Natasya dalam memulai usaha dari skala kecil namun dikelola secara serius.
Menurut Natasya, usaha nail art yang ia jalankan mengalami peningkatan signifikan pada bulan Ramadan lalu. Pada periode tersebut, permintaan layanan kecantikan meningkat sehingga omzet usahanya bahkan mampu menyentuh angka puluhan juta rupiah. Hal ini menunjukkan bahwa peluang usaha di bidang kecantikan masih sangat terbuka luas bagi generasi muda yang kreatif dan tekun.
Kesuksesan yang diraih Natasya tidak lepas dari upayanya dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Ia secara aktif mengembangkan akun Instagram khusus untuk mempromosikan jasa nail art yang dimilikinya. Hingga saat ini, akun tersebut telah memiliki sekitar 1,3 ribu pengikut, yang sebagian besar berasal dari pelanggan dan masyarakat yang tertarik dengan hasil karya nail art miliknya.
Dosen pengampu Mata Kuliah Kewirausahaan, M. Mamduh Winangun, S.Pd., M.Pd., mengaku bangga dengan pencapaian yang diraih oleh Natasya. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa mampu memanfaatkan ilmu kewirausahaan yang diperoleh di bangku kuliah untuk membangun usaha nyata.
“Natasya aktif juga melakukan promosi di sosial media dengan membuat akun Instagram untuk usaha nail art-nya. Saat ini follower untuk akun tersebut sudah mencapai 1,3 ribu. Kami akan terus mendampingi agar usahanya terus meningkat dan bisa membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat,” ungkap M. Mamduh Winangun.
Kisah Natasya Irma Suryani menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani memulai usaha sejak dini. Dengan memadukan keterampilan di bidang kecantikan, kreativitas, serta pemanfaatan media digital, mahasiswa Pendidikan Tata Rias Kampus UNESA 5 diharapkan mampu tumbuh sebagai beauty preneur yang profesional dan berdaya saing di masa depan.
#BeautyPreneurUNESA
#MahasiswaBerwirausaha
#TataRiasUNESA5
#InspirasiMahasiswa
#NailArtPreneur
#MahasiswaKreatif
#KampusUNESA5Magetan
#CeritaSuksesMahasiswa
#BeautyBusinessStudent
#MahasiswaProduktif